JAKARTA, iNewsPandeglang.id - Indonesia menempati posisi teratas dalam daftar negara dengan tingkat ketidakpercayaan publik terhadap institusi kepolisian tertinggi. Hasil survei internasional menunjukkan, 59 persen responden di Indonesia menyatakan tidak percaya terhadap institusi kepolisian. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan 31 negara yang diteliti.
Berdasarkan laporan Ipsos Global Trustworthiness Index 2026, persentase ketidakpercayaan terhadap kepolisian di Indonesia mencapai 59 persen. Posisi berikutnya ditempati Afrika Selatan dengan 55 persen dan Peru sebesar 54 persen.
Berikut daftar 10 negara dengan tingkat ketidakpercayaan publik terhadap polisi tertinggi berdasarkan survei tersebut:
1. Indonesia: 59%
2. Afrika Selatan: 55%
3. Peru: 54%
4. Meksiko: 52%
5. Argentina: 46%
6. Kolombia: 40%
7. Polandia: 39%
8. Rumania: 38%
9. Chile: 36%
10. Brasil: 36%
Temuan ini memperlihatkan adanya persoalan kepercayaan publik yang cukup besar terhadap salah satu institusi penegak hukum di Indonesia. Angka ketidakpercayaan masyarakat Indonesia memiliki selisih empat poin persentase dibandingkan Afrika Selatan yang berada di posisi berikutnya dengan 55 persen.
Di bawah kedua negara tersebut, Peru mencatat tingkat ketidakpercayaan sebesar 54 persen, disusul Meksiko dengan 52 persen. Sementara itu, Argentina berada pada angka 46 persen dan Kolombia mencapai 40 persen.
Sejumlah negara Eropa juga tercatat dalam kelompok negara dengan tingkat ketidakpercayaan tinggi terhadap kepolisian. Polandia mencatat 39 persen, sedangkan Rumania berada di angka 38 persen.
Chile dan Brasil masing-masing mencatat persentase sebesar 36 persen. Kedua negara tersebut melengkapi daftar sepuluh negara dengan tingkat ketidakpercayaan publik terhadap kepolisian tertinggi dalam survei tersebut.
Survei Ipsos ini dilakukan pada Juni hingga Juli 2026 dengan melibatkan responden dari 31 negara. Penelitian tersebut mengukur persepsi masyarakat terhadap tingkat kepercayaan berbagai profesi, peran sosial, serta perkembangan teknologi.
Dalam pengukurannya, Ipsos menggunakan indikator net trust untuk melihat perbedaan antara tingkat kepercayaan dan ketidakpercayaan responden terhadap suatu profesi atau subjek.
Jika dilihat berdasarkan persebaran wilayah, negara-negara Amerika Latin cukup banyak muncul dalam daftar tersebut. Peru, Meksiko, Argentina, Kolombia, Chile, dan Brasil menjadi enam negara yang berasal dari kawasan tersebut.
Sementara itu, Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia yang masuk dalam sepuluh besar. Temuan ini menunjukkan tingginya persepsi ketidakpercayaan masyarakat Indonesia terhadap kepolisian dibandingkan negara-negara lain yang diteliti.
Meski demikian, angka tersebut perlu dipahami sebagai gambaran persepsi responden terhadap institusi kepolisian, bukan sebagai ukuran langsung mengenai kualitas kinerja atau kondisi seluruh aparat di masing-masing negara.
Hasil survei ini sekaligus memperlihatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aspek penting dalam hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
