Sulit Dipercaya! Di Saat Banyak Orang Susah Ke Luar Negeri, Pria Ini Malah Sudah Datangi 197 Negara!

Dodi C.A
Timothy Astandu, peneliti asal Indonesia yang mencatat perjalanan ke 197 negara dan wilayah hingga meraih Rekor MURI. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsPandeglang.id - Baru-baru ini, Timothy Astandu, seorang peneliti asal Indonesia, dianugerahi Rekor MURI sebagai "Insan Indonesia yang Mengunjungi Negara Berdaulat Terbanyak". Pencapaian ini tentu sangat langka, mengingat bagi sebagian besar warga Indonesia, mengunjungi negara lain bukanlah hal yang mudah. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Jaya Suprana pada (16/7) di Gedung Jaya Suprana Institute, Jakarta Utara.

Timothy Astandu merupakan peneliti sekaligus pengusaha asal Indonesia yang dikenal sebagai Co-Founder dan CEO Populix. Namanya semakin mendapat perhatian setelah berhasil menuntaskan perjalanan ke 197 negara dan wilayah menggunakan paspor Indonesia.

Pencapaian tersebut menempatkan Timothy sebagai orang Indonesia pertama yang menyelesaikan kunjungan ke 197 negara dan wilayah. “Catatan perjalanannya mencakup 193 negara anggota PBB, dua negara pengamat PBB, serta Taiwan dan Kosovo. Pencapaian itu juga mendapat pengakuan dari sejumlah komunitas perjalanan internasional,” seperti dirilis website MURI baru baru ini. 

Meski demikian, perjalanan panjang tersebut bukan sekadar upaya mengoleksi destinasi. Timothy menggunakan pengalamannya di berbagai negara untuk mengamati kehidupan masyarakat dan mempelajari perilaku manusia secara langsung.

Bukan sekadar melancong, sebagai seorang peneliti, ia memanfaatkan setiap perjalanan sebagai kesempatan untuk mempelajari perilaku manusia secara langsung. Mulai dari mengobrol dengan warga lokal, mengunjungi pasar tradisional, hingga mengamati kebiasaan konsumsi masyarakat di berbagai belahan dunia.

"Setiap percakapan dengan penduduk lokal merupakan data yang menarik. Setiap pasar yang dimasuki menjadi arena observasi lapangan," ujar Timothy.

Ia melihat interaksi dengan warga lokal, kondisi pasar, hingga kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari proses penelitian. Menurutnya, pengalaman berada langsung di suatu tempat dapat memberikan gambaran yang berbeda dibandingkan informasi yang hanya diperoleh melalui media.

Latar belakang Timothy sebagai peneliti memang membuat perjalanannya memiliki tujuan yang lebih luas. Ia kerap menjadikan berbagai pengalaman lintas budaya sebagai bahan untuk memahami bagaimana lingkungan sosial dan ekonomi dapat memengaruhi cara manusia berpikir serta mengambil keputusan.

Perjalanan tersebut juga memiliki keterkaitan dengan kiprahnya di Populix. Timothy mendirikan perusahaan riset tersebut bersama dua rekannya pada 2018 dengan misi memperluas akses terhadap data dan informasi mengenai masyarakat Indonesia.

Sebelum membangun Populix, Timothy memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang studi manajemen di University of Cambridge setelah sebelumnya menempuh pendidikan di London School of Economics dan University of Oxford.

Kini, pengalaman akademik, dunia riset, serta perjalanan lintas negara menjadi bagian dari perjalanan karier Timothy Astandu. Baginya, mengenal berbagai tempat bukan hanya tentang seberapa jauh seseorang pergi, tetapi juga tentang seberapa banyak hal yang dapat dipelajari dari manusia dan kehidupan di dalamnya.

Pria bergelar doctor ini pun menargetkan untuk melanjutkan perjalanannya dengan mengunjungi seluruh provinsi di Indonesia serta menjadi orang Indonesia pertama yang menaiki 200 merek maskapai penerbangan di dunia.

Editor : Iskandar Nasution

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network