12 Jam Menanti Setetes Air, Warga Gunung Batur Cilegon Bertahan Hidup dari Mata Air di Bawah Pohon

Iskandar Nasution
Warga Gunung Batur, Kota Cilegon, mengantre mengambil air dari mata air di bawah pohon bambu yang menjadi satu-satunya sumber air saat musim kemarau. (Foto: Iskandar Nasution/iNews Pandeglang)

CILEGON, iNewsPandeglang.id Krisis air bersih kembali menghantui warga Kelurahan Gunung Batur, Kota Cilegon, Banten saat musim kemarau. Setiap hari, warga harus bergantian menjaga mata air di bawah pohon bambu demi mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga, Aar Safaat, mengaku dirinya harus menunggu sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB keesokan harinya. Namun, selama 12 jam menunggu, air yang didapat hanya sekitar enam galon.

"Semalaman menunggu dari jam enam sore sampai enam pagi, paling dapat enam galon saja," kata Aar, Minggu (19/7/2026).



Editor : Iskandar Nasution

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network