Miris! Nenek 66 Tahun di Pandeglang Hidup Sebatang Kara, Rumah Reyot Nyaris Roboh Saat Hujan

Iskandar Nasution
Kondisi rumah reyot milik Sumiati di Desa Tanagara, Pandeglang, dengan atap bolong dan dinding bambu keropos. Foto : Iskandar Nasution

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id Kisah pilu datang dari Kabupaten Pandeglang, Banten. Seorang nenek bernama Sumiati (66) terpaksa hidup sebatang kara di rumah tak layak huni selama puluhan tahun di Kampung Carodok Lebak, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari.

Rumah berukuran sekitar 5x4 meter itu terbuat dari kayu dan bambu yang sudah keropos. Sejumlah bagian atap terlihat bolong, sehingga air hujan mudah masuk. Kondisi bangunan pun rawan roboh saat angin kencang.


Aktivitas Nenek Sumiati di depan rumah bambu reyot yang telah puluhan tahun ditempatinya di Desa Tanagara, Pandeglang. Foto : Iskandar Nasution

Selain hidup sendiri sejak suaminya meninggal, Sumiati juga kerap sakit-sakitan dan mulai pikun. Untuk bertahan hidup, ia hanya mengandalkan memungut buah melinjo dan biji cengkeh dari kebun milik tetangga, lalu dijual ke pasar.

“Sudah sekitar 40 tahun tinggal di situ. Kalau hujan besar kami khawatir rumahnya roboh,” kata Sahlan, tetangganya, Selasa (3/2/2026).

Editor : Iskandar Nasution

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network