Ricuh! Audiensi Mahasiswa soal Sertifikat Tanah di Lebak Berujung Adu Mulut

Iskandar Nasution
Suasana audiensi mahasiswa dengan panitia PTSL Desa Kertarahayu di Kantor Kecamatan Banjarsari, Lebak, yang berujung ricuh. Foto: Iskandar Nasution

LEBAK, iNewsPandeglang.id  Audiensi antara mahasiswa dan panitia Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Kertarahayu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten, berujung adu mulut dan nyaris ricuh. Mahasiswa mempertanyakan nasib ratusan sertifikat tanah warga yang tak kunjung terbit hingga tahun 2026.

Adu argumen terjadi di Kantor Kecamatan Banjarsari saat mahasiswa dari Aliansi Seruan Mahasiswa Suarakan Keadilan (SEMARAK) menuntut kejelasan proses PTSL yang telah berjalan hampir enam tahun. Aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP akhirnya membubarkan audiensi karena situasi memanas.

Mahasiswa menilai pengelolaan PTSL di Desa Kertarahayu carut-marut. Pasalnya, warga mengaku telah memenuhi persyaratan dan membayar biaya administrasi, namun sertifikat tanah belum juga diterbitkan.

Pendamping mahasiswa, Asep Supriatna, mengecam pembubaran audiensi tersebut.

“Ini bentuk pembungkaman terhadap suara kritis mahasiswa. Kami menemukan pengelolaan administrasi PTSL yang amburadul dan minim arsip pendukung,” tegas Asep, Sabtu (24/1/2026).

Editor : Iskandar Nasution

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network