Menurut warga, banjir terjadi akibat curah hujan yang terus berlangsung, ditambah kondisi wilayah yang cekung sehingga air sulit mengalir dan mengering. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh dan penghasilan pun terganggu.
Warga berharap adanya bantuan mesin pompa air untuk mempercepat surutnya banjir. “Kalau ada pompa air, mungkin air bisa cepat dibuang. Sekarang mau kerja juga susah,” tambah Tika.
Hingga kini, warga masih bertahan di pengungsian sambil menunggu air surut dan berharap ada solusi permanen dari pemerintah.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
