“Ini langkah awal dari komitmen saya. Setiap bulan insya Allah akan saya rutinkan, bukan hanya untuk siswa tapi juga akan menyasar guru yang membutuhkan,” ujarnya.
Pemilihan SMP Muhammadiyah sebagai penerima wakaf pertama bukan tanpa alasan. Fajar menilai data sekolah ini lengkap, termasuk jumlah murid yang menunggak biaya pendidikan, sehingga tepat untuk menerima bantuan.
Fajar berharap wakaf yang diberikan bisa meringankan beban siswa dan guru, serta menjadi semangat bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Cilegon. Ia pun memastikan program wakaf ini akan terus berjalan selama dirinya menjabat.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait