“Kami tidak tahu kenapa ayam-ayam ini mati. Sekarang kami mencoba memberikan obat tradisional untuk ayam yang masih hidup,” jelas Sastru, Rabu (15/1/205)
Warga kini diminta lebih waspada terhadap fenomena ini. Gejala yang mirip flu burung membuat mereka khawatir penyakit ini dapat menular ke manusia. Petugas kesehatan hewan diharapkan segera turun untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan solusi.
Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, warga disarankan untuk membakar bangkai ayam yang mati, bukan menguburnya. Langkah ini dianggap lebih efektif untuk membasmi virus yang kemungkinan ada di tubuh ayam.
Editor : Iskandar Nasution
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
