Kapolres menuturkan, usai kejadian tersebut, petugas kemudian mencari informasi terkait kondisi pelaku hingga diketahui ada riwayat gangguan jiwa dan diperkuat dengan adanya riwayat pernah tiga kali masuk rumah sakit jiwa, kemudian dikuatkan juga oleh masyarakat bahwa pelaku menderita gangguan jiwa.
"Ternyata punya rekam medis tiga kali rumah sakit jiwa, kita antarkan ke rumah sakit jiwa," sambungnya.
Kapolres menegaskan aksi bakar di dalam masjid itu murni karena perbuatan ODGJ, tidak ada unsur kesengajaan lainnya. Selanjutnya jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah dan masyarakat membersihkan material bangunan masjid untuk segera diperbaiki kembali agar bisa digunakan untuk aktivitas beribadah seperti biasa.
"Saya bersama anggota, tiga pilar, membersihkan masjid lalu kita benahi, kita rehab lagi agar cepat digunakan kembali," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di halaman iNews.id dengan judul Pembakar Masjid di Garut Tertangkap, Polisi: Pelaku Diduga ODGJ
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait