Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tim SAR Masih Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau, Pos Antemortem Disiapkan
Advertisement . Scroll to see content

18 Saksi Diperiksa soal Kebakaran KMP Batu Mandi, Polisi Belum Temukan Penyebab

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:47 WIB
  • author Iskandar Nasution
18 Saksi Diperiksa soal Kebakaran KMP Batu Mandi, Polisi Belum Temukan Penyebab
KMP Batu Mandi terbakar di perairan Merak, Kota Cilegon. (Foto: Iskandar Nasution/iNews)

CILEGON, iNewsPandeglang.id – 18 saksi diperiksa Polda Banten terkait kebakaran KMP Batu Mandi di perairan Merak, Kota Cilegon. Pemeriksaan menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui penyebab kapal terbakar hingga karam.

Saksi yang diperiksa berasal dari sejumlah pihak yang berada di dalam kapal ketika kejadian. Mereka di antaranya penumpang, pengemudi kendaraan bus, kepala kamar mesin dan kru KMP Batu Mandi.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Achiles Hutapea mengatakan proses penyelidikan masih berjalan. Polisi belum melakukan olah TKP karena kondisi kapal dinilai masih berisiko bagi petugas.

“Sampai dengan saat ini, pihak kepolisian memastikan penyelidikan terbakarnya KMP Batu Mandi masih terus berjalan,” ujar Maruli.

Menurutnya, badan kapal dan material di dalamnya masih dalam kondisi panas sebelum akhirnya karam. Karena itu, olah TKP belum dapat dilakukan.

Polda Banten akan berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri, KNKT dan sejumlah instansi terkait untuk mengupayakan kapal dapat diapungkan.

Langkah tersebut diperlukan agar petugas bisa melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi kapal dan mencari petunjuk terkait penyebab kebakaran.

Hingga Kamis (22/10/2026), polisi belum menyimpulkan penyebab terbakarnya KMP Batu Mandi. Penyelidikan masih terus dilakukan.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut