Geger Arisan dan Investasi Bodong di Cilegon, Kerugian Korban Hampir Rp10 Miliar
CILEGON, iNewsPandeglang.id – Puluhan emak-emak di Tamansari, Kota Cilegon, Banten, mendatangi Polres Cilegon, Jumat (25/9/2026). Mereka mengadukan dugaan penipuan berkedok arisan dan investasi yang disebut menyebabkan kerugian korban hampir mencapai Rp10 miliar.
Para korban mengaku mengikuti arisan dan investasi yang dikelola seorang perempuan yang masih bertetangga dengan sebagian korban. Mereka datang ke polisi dengan harapan uang yang telah disetorkan dapat dikembalikan.
Salah satu korban, Neneng Setiasih, menyebut jumlah anggota arisan mencapai sekitar 50 orang. Namun, menurut dia, jumlah korban masih mungkin bertambah karena peserta tidak saling mengenal.
“Kurang lebih anggota arisan ada 50 orang, bisa bertambah karena kita tidak saling kenal. Yang saya ajak ada kurang lebih 12 orang. Masih banyak di belakang yang belum melapor,” kata Neneng.
Korban lainnya, Budi Susanto, mengungkapkan nilai kerugian berbeda-beda. Selain uang, ada korban yang menyerahkan emas batangan dalam kegiatan tersebut.
“Nilai investasi bercampur, ada yang investasi modal dan pinjam emas batangan. Ada yang satu orang rugi Rp2,9 miliar, ada yang Rp400 juta,” ujar Budi.
Menurut keterangan para korban, kegiatan arisan dan investasi tersebut diduga telah berlangsung selama sekitar tujuh tahun. Mereka juga mengaku kesulitan menagih uang karena selalu berhadapan dengan tim pengacara.
Para korban kini menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada polisi. Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi mengenai dugaan tersebut, pihak pengacara enggan memberikan komentar.
Editor: Iskandar Nasution