Pencarian Hari ke-8 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Nihil, SAR Sisir Anak Krakatau hingga Enggano
PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id – Harapan menemukan 8 orang yang hilang di Selat Sunda belum membuahkan hasil. Memasuki hari kedelapan, Selasa (15/9/2026), Tim SAR Gabungan telah memperluas penyisiran dari sekitar Gunung Anak Krakatau hingga wilayah pesisir Bengkulu dan Pulau Enggano.
Delapan orang yang masih dicari merupakan penumpang speed boat yang hilang kontak. Mereka terdiri atas kapten Warta, ABK Surakman, guide Heriyanto, serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudhis, Daus dan Donal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, sebanyak 22 alat utama sistem (alut) dikerahkan dalam operasi hari kedelapan. Pencarian dibagi dalam sejumlah sektor dengan wilayah yang mencapai ribuan nautical mile.
Salah satu pencarian intensif dilakukan di sekitar Gunung Anak Krakatau. KN SAR Tetuka menyisir wilayah timur laut Pulau Panaitan hingga pesisir Anak Krakatau dengan radius sekitar 4 kilometer.
Tim juga melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar pada 13 September. Penyisiran dilakukan dengan menurunkan penyelam untuk memastikan informasi tersebut. Namun, tidak ditemukan petunjuk keberadaan korban.
“Teman-teman di lapangan bermain dengan waktu untuk memastikan dengan informasi yang kami dapatkan dan setelah mereka melakukan cross check tentang informasi tersebut itu hasilnya nihil,” kata Al Amrad.
Penyisiran juga dilakukan di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, Legundi, Pulau Krakatau hingga Pantai Anyer. Sejumlah kapal Polairud turut menyisir garis pantai bagian barat.
Tak berhenti di wilayah Selat Sunda, pencarian diperluas dengan pemantauan di pesisir barat Bengkulu dan Pulau Enggano. Kantor SAR Banten juga menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas.
Tim SAR bahkan berkoordinasi dengan nelayan di sekitar Ujung Kulon untuk mendapatkan informasi apabila menemukan benda atau tanda yang berkaitan dengan speed boat tersebut. Namun hingga Selasa, hasilnya masih nihil.
Al Amrad memastikan pencarian terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel yang bertugas.
Editor: Iskandar Nasution