Biaya Sewa Anjing di SCBD Ternyata Bisa Kalahkan UMR Karyawan
JAKARTA, iNewsPandeglang.id - Di tengah gempuran inflasi dan ketatnya persaingan kerja, frasa in this economy makin sering terucap dari mulut para pekerja muda. Banyak buruh korporat harus memutar otak demi mencukupi kebutuhan harian dengan gaji pas-pasan sekelas Upah Minimum Regional (UMR). Namun, belakangan jagat media sosial dihebohkan oleh fenomena unik dari kawasan elite Sudirman Central Business District (SCBD).
Di balik megahnya gedung pencakar langit, nilai ekonomi seekor anjing pelacak atau K9 rupanya sanggup mengalahkan pendapatan bulanan pekerja kelas menengah.
Mengutip laporan Finfolk biaya sewa untuk satu ekor anjing K9 berada di kisaran Rp12 juta hingga Rp15 juta per bulan. Angka ini jelas jauh melampaui UMR Jakarta yang berada di kisaran Rp3 juta 600 ribuan ataupun UMR Jakarta Rp5 jutaan. Jika sebuah kawasan atau perusahaan keamanan menyewa 10 ekor anjing sekaligus, biaya pengamanan yang dikeluarkan bisa dengan mudah menembus angka Rp150 juta setiap bulannya.
Namun, nilai fantastis tersebut bukan tanpa alasan. Anjing K9 bukanlah hewan peliharaan biasa, melainkan aset keamanan profesional berkeahlian tinggi. Ras yang biasa ditugaskan meliputi German Shepherd, Belgian Malinois, Labrador Retriever, Dutch Shepherd, hingga Bloodhound. Ras Belgian Malinois kini menjadi favorit utama karena memiliki fokus, ketangkasan, dan daya tahan tubuh yang luar biasa.
Investasi besar di balik sosok berkaki empat ini juga mencakup proses pengolahan yang tak main-main:
Pelatihan Spesialis, Biaya basic obedience berkisar Rp30 juta hingga Rp70 juta, sedangkan specialized training untuk mendeteksi bahan peledak dan narkotika mencapai Rp100 juta hingga Rp300 juta.
Perawatan Bulanan Premium, Nutrisi makanan khusus memakan biaya Rp2 juta hingga Rp5 juta, pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi Rp500 ribu hingga Rp2 juta, serta grooming berkisar Rp300 ribu hingga Rp1 juta.
Editor : Iskandar Nasution