Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Cilegon Resah! Debu dan Bising Stone Crusher Ganggu Permukiman, Dekat Sekolah SD
Advertisement . Scroll to see content

12 Jam Menanti Setetes Air, Warga Gunung Batur Cilegon Bertahan Hidup dari Mata Air di Bawah Pohon

Minggu, 19 Juli 2026 | 15:29 WIB
  • author Iskandar Nasution
12 Jam Menanti Setetes Air, Warga Gunung Batur Cilegon Bertahan Hidup dari Mata Air di Bawah Pohon
Warga Gunung Batur, Kota Cilegon, mengantre mengambil air dari mata air di bawah pohon bambu yang menjadi satu-satunya sumber air saat musim kemarau. (Foto: Iskandar Nasution/iNews Pandeglang)

Air tersebut dimanfaatkan untuk mandi, mencuci, memasak, hingga diminum. Seluruh warga mengambil air secara bergantian agar setiap keluarga tetap memperoleh bagian.

Menurut Aar, kondisi ini sudah menjadi persoalan tahunan. Saat musim kemarau yang berlangsung sekitar tujuh bulan, debit mata air terus menurun sehingga warga harus rela bergadang demi memenuhi kebutuhan air.

Warga berharap pemerintah segera menghadirkan solusi agar persoalan kekeringan yang terus berulang setiap tahun dapat diatasi.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut