Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dikenal Penghasil Padi, Tapi Harga Beras di Pandeglang Bikin Warga Menjerit!
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Meroket! Pengrajin Tempe di Pandeglang Terpaksa Kecilkan Ukuran Jualan

Senin, 21 April 2025 | 12:00 WIB
  • author Iskandar Nasution
Harga Kedelai Meroket! Pengrajin Tempe di Pandeglang Terpaksa Kecilkan Ukuran Jualan
Pengrajin tempe di Pandeglang sedang memproses kedelai sambil memperkecil ukuran tempe yang akan dijual. (Foto : Iskandar Nasution)

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id – Kenaikan harga kedelai impor membuat para pengrajin tempe di Kabupaten Pandeglang, Banten, kelimpungan. Harga kedelai kini menyentuh Rp12 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya sekitar Rp9.800. Kenaikan ini memaksa banyak produsen tempe mengecilkan ukuran tempe demi menyiasati biaya produksi.

Yadi, salah satu produsen tempe, mengaku tidak bisa menaikkan harga jual karena khawatir kehilangan pelanggan. Satu-satunya cara agar usahanya tetap bertahan adalah dengan mengurangi ukuran tempe.

“Kalau harga dinaikin, takutnya gak laku. Jadi ya kami kecilin ukurannya saja,” ujarnya saat ditemui di lokasi produksi, Senin (21/4/2025).

Harga kedelai yang naik drastis ini disebut-sebut akibat kebijakan impor dalam beberapa hari terakhir. Para pengrajin berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga bahan baku, karena jika dibiarkan, usaha rumahan seperti tempe dan tahu bisa terancam gulung tikar.

Selain ukuran tempe yang menyusut, beban biaya operasional juga semakin berat. Mereka kini harus putar otak agar bisnis tetap berjalan tanpa merugi.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut