Sugianto: Sosok Nelayan Indonesia yang Selamatkan Warga Korea dari Kebakaran Hutan di Yeongdeok

YEONGDEOK, iNewsPandeglang.id - Sugianto, warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai nelayan di Korea Selatan, menjadi pahlawan setelah berhasil menyelamatkan puluhan warga saat kebakaran besar melanda Kabupaten Yeongdeok, Gyeongsang Utara, pekan lalu.
Sugianto, yang sudah delapan tahun bekerja di Korea dengan visa kerja, tinggal bersama istri dan anak di Indonesia. Dalam wawancaranya yang dilansir dari Maeil Business News Korea, Sugianto menceritakan bahwa dia merasa sangat bangga setelah mendengar kabar dari istrinya yang mengungkapkan rasa bangga karena dirinya berhasil menyelamatkan warga di tengah kebakaran hutan.
“Saya pulang kampung setiap tiga tahun, dan baru-baru ini istri saya telepon dan bilang dia bangga. Saya juga ikut bangga karena tidak ada yang terluka akibat kebakaran hutan ini,” ujar Sugianto.
Kebakaran yang dimulai di Kabupaten Uiseong pada 22 Maret 2025 itu menjalar ke Yeongdeok pada malam hari, tepatnya pada pukul 11 malam. Sugianto bersama Yoo Myung-sin, kepala komunitas nelayan setempat, segera beraksi dengan mengetuk pintu rumah warga, mengingatkan mereka untuk segera mengungsi.
“Yang saya pikirkan hanyalah bagaimana cara menyelamatkan warga, terutama nenek-nenek dan lansia, dengan cepat,” kata Sugianto, yang fasih berbahasa Korea.
Untuk memastikan evakuasi berjalan lancar, Sugianto dan Yoo bahkan menggendong warga lansia dan berlari ke tanggul laut, sekitar 300 meter dari pemukiman.
Salah seorang warga berusia 90-an mengungkapkan rasa terima kasihnya, mengatakan bahwa dia bisa mengungsi hanya karena Sugianto ada di depan pintunya, membangunkannya setelah mendengar teriakan.
Kebakaran besar ini menghanguskan sekitar 48.000 hektare hutan, tetapi berkat tindakan heroik Sugianto dan Yoo, sekitar 60 warga desa berhasil dievakuasi dengan selamat. Masyarakat setempat memuji keberanian dan kepahlawanan Sugianto yang dinilai sangat bertanggung jawab.
Sugianto, yang bekerja keras untuk menafkahi keluarganya di Indonesia, kini dikenang sebagai pahlawan di desa tempatnya tinggal. Kebakaran yang menewaskan 30 orang ini juga menghancurkan banyak bangunan, termasuk kuil Buddha berusia ratusan tahun.
Kebakaran ini diduga dipicu oleh seorang pria yang sedang mengurus makam keluarga di Kabupaten Uiseong. Polisi setempat telah menangkap pria tersebut untuk dimintai keterangan.
Editor : Iskandar Nasution