Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka! Lawan Arab Saudi dan Irak di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Akhirnya Terungkap! Pria Rebut Jersey Marselino dari Bocah Kena Sanksi, Tak Bisa Lagi Nonton Timnas

Sabtu, 29 Maret 2025 | 17:41 WIB
  • author Reynaldi Hermawan
Akhirnya Terungkap! Pria Rebut Jersey Marselino dari Bocah Kena Sanksi, Tak Bisa Lagi Nonton Timnas
Pria yang merebut jersey Marselino dari bocah di GBK akhirnya kena sanksi berat dari PSSI. (Foto Istimewa)

JAKARTA, iNewsPandeglang.id - Seorang pria yang merebut jersey Marselino Ferdinan dari seorang bocah akhirnya teridentifikasi. PSSI pun memberikan sanksi tegas berupa larangan menonton pertandingan Timnas Indonesia.

Kejadian ini terjadi setelah Timnas Indonesia menang 1-0 atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Selasa (25/3/2025) malam. Seusai laga, Marselino melihat seorang bocah bernama Kenneth yang memegang kardus bertuliskan permintaan jersey darinya.

Karena jaraknya cukup jauh, Marselino melemparkan jersey tersebut ke arah Kenneth. Sayangnya, seorang pria dewasa yang mengenakan jersey away Timnas Indonesia malah menangkapnya dan langsung kabur dari stadion tanpa memberikan kepada Kenneth. Penonton di sekitar berusaha meneriakinya, tetapi pria itu tetap pergi begitu saja.

Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengonfirmasi bahwa identitas pria tersebut sudah ditemukan berkat teknologi AI dan sistem Garuda ID yang diterapkan di GBK. PSSI pun mengusulkan agar pria itu tidak lagi bisa membeli tiket pertandingan Timnas Indonesia sebagai bentuk hukuman.

"Berkat teknologi AI dan Garuda ID di GBK, kami telah menemukan orang yang mengambil jersey Kenneth," tulis Arya dalam unggahan di Instagram, Sabtu (29/3/2025).

"Akan diusulkan tidak bisa lagi membeli tiket untuk menonton pertandingan Timnas Indonesia."

Sementara itu, Kenneth tetap mendapat jersey Marselino bernomor punggung 7 sebagai ganti dari PSSI. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kompensasi atas kejadian yang menimpanya.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut