Banjir Menghantam Pandeglang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Ribuan Warga ke Posko Aman!

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id - Banjir yang melanda Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak 2 Desember 2024, mengakibatkan banyak warga terjebak dan kehilangan tempat tinggal. Curah hujan tinggi menyebabkan air sungai meluap dan merendam 18 kecamatan di wilayah tersebut.
Tim SAR gabungan terus bekerja keras untuk mengevakuasi warga yang terdampak. Pada hari ketiga setelah banjir, Tim Rescue Unit Siaga SAR Pandeglang bergeser ke Kecamatan Panimbang dan Labuan. Pada Kamis (5/12/2024) sekitar pukul 01.20 WIB, mereka berhasil mengevakuasi tiga orang warga dan membawanya ke tempat yang aman.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Hairoe Amir, menyampaikan, “Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bergabung ke lokasi banjir pada pukul 06.30 WIB dan berhasil mengevakuasi lebih banyak warga menuju posko pagelaran," katanya Jumat (6/12/2024).
Ia juga menambahkan bahwa 15 dari 18 kecamatan yang terdampak banjir sudah mulai surut. Tim SAR terus melakukan pendataan terhadap jumlah korban yang terdampak.
Hingga 6 Desember pukul 07.00 WIB, tercatat ada 11.287 Kepala Keluarga (KK) atau 41.211 jiwa yang masih dalam pendataan. Sementara itu, 232 KK atau 504 jiwa sudah berhasil diungsikan ke posko gabungan.
Kondisi ini membuat Tim Rescue terus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan dan membawa warga ke tempat yang lebih aman. Banjir yang merendam banyak wilayah ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Data sementara:
18 kecamatan terdampak banjir
15 kecamatan mulai surut
11.287 KK/41.211 jiwa dalam pendataan
232 KK/504 jiwa berhasil diungsikan
Meskipun sejumlah kecamatan sudah mulai surut, Tim SAR terus bekerja untuk memastikan tidak ada lagi warga yang terjebak. Bencana ini meninggalkan tantangan besar, namun upaya gabungan Tim SAR memberikan harapan baru bagi warga Pandeglang yang terdampak banjir.
“Kami terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengevakuasi semua warga dan memastikan mereka berada di tempat yang aman," pungkasnya.
Editor : Iskandar Nasution