Banjir di Lebak: Ribuan Rumah Terendam, Logistik Menipis dan Evakuasi Terhambat!

Kepala Desa Cipedang, H. Ence Hendri, mengatakan bahwa hujan deras sejak malam Selasa menyebabkan air naik hingga 1,5 meter hingga hari Rabu (4/12/2024) berangsur surut. Warga mayoritas memilih bertahan di rumah, meskipun dua titik evakuasi sudah disiapkan jika air terus meninggi.
"Titik evakuasi telah disiapkan di RT 01 dan RT 02 untuk mengantisipasi kebutuhan warga yang terdampak. Semoga kerjasama antara warga dan pemerintah dapat mengurangi dampak bencana ini," kata H. Ence Hendri.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat sedikitnya 1.345 rumah terdampak banjir dan longsor. Kerusakan rumah tercatat meliputi 23 rumah rusak ringan, 15 rusak sedang, dan satu rumah mengalami kerusakan berat. Kejadian ini juga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu luka-luka, serta sembilan fasilitas umum dan sembilan ruas jalan terendam.
Banjir dan longsor ini tersebar di 19 kecamatan, termasuk Banjarsari, Malingping, Wanasalam, dan Cijaku. PMI, BPBD, dan relawan terus berusaha memberikan bantuan logistik serta mengkoordinasikan evakuasi warga. Masyarakat diimbau untuk tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan.
Editor : Iskandar Nasution