Semeru Naik Level Awas, Ini Beberapa Tips Siaga Bencana Gunung Meletus

Pradita Ananda
.
Rabu, 07 Desember 2022 | 09:04 WIB
Gunung Semeru Erupsi. Foto SINDONews

LUMAJANG, iNewsPandeglang.id - Bencana alam akan menerjang tidak diketahui secara pasti, namun tentu harus diwaspadai seperti status Gunung Semeru per 6 Desember 2022  naik level menjadi awas. Tentunya siaga bencana terhadap gunung meletus harus selalu diwaspadai.

Diketahui  Badan Nasional Penanggulangan Bencana saat ini udah menerima laporan dari BPBD Kabupaten Lumajang jumlah pengungsi akibat Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru mengalami kenaikan menjadi 781 jiwa yang tersebar di 21 titik lokasi.

Selain itu kondisi cuaca di sekitar Gunung Semeru dan Kabupaten Lumajang terus diguyur hujan sedang hingga deras. Akibatnya berdampak banjir lahar dingin yang membawa material sisa erupsi.

Soal status Gunung Semeru saat ini, bahkan masyarakat sudah diminta untuk tak melakukan aktivitas apa pun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 19 kilometer (km) dari puncak (pusat erupsi).

Siaga dalam menghadapi bencana gunung meletus, saat sebelum terjadinya letusan yang pertama Anda dan keluarga sebaiknya sudah mengenali kawasan rawan bencana letusan gunung api, kemudian menyepakati tempat berkumpul bersama warga sekitar.

Setelah itu, tentukan jalur penyelamatan atau evakuasi yang terdekat dari rumah untuk menuju tempat berkumpul. Segera persiapkan tas darurat khusus yang berisi kebutuhan hidup selama tiga hari seperti, makanan, pakaian, dokumen penting dan obat-obatan. Terakhir, disarankan untuk mengikuti latihan penyelamatan atau evakuasi secara berkala untuk menyelamatkan diri menuju lokasi yang aman pada saat terjadi gempa

Lantas apa yang harus dilakukan saat sudah mulai terjadi letusan dari gunung? Berikut tujuh langkah tips siaga bencana gunung meletus, sebagaimana dilansir dari MNC Portal yang dikutip dari laman resmi Pusat Krisis Kementerian Kesehatan RI, Rabu (7/12/2022) di antaranya :

1. Saat turun hujan abu, jangan memakai lensa kontak (bagi yang sehari-hari memakainya. Usahakan menutupi wajah dengan kedua telapak tangan atau sapu tangan serta gunakan kain atau masker untuk melindungi pernapasan.

2. Apabila terjadi hujan batu, lindungi kepala dengan posisi menunduk dengan tubuh condong ke depan untuk melindungi dada. Wajib silangkan tangan di antara kepala dan tengkuk untuk melindungi kepala.

Follow Berita iNews Pandeglang di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini