Agar Angkutan Penyebrangan Nataru 2023 Lancar, Pejabat Pemerintahan di Banten Lakukan Persiapan

Epul Galih
.
Rabu, 16 November 2022 | 23:16 WIB
Program digitalisasi layanan tiket ferry berbasis online, kinerja ASDP makin meroket. Foto Istimewa

CILEGON, InewsPandeglang.id - Pejabat pemerintahan  di Banten melakukan  berbagai persiapan demi kelancaran pada periode Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023 untuk penyeberangan dan pelabuhan di lintasan  Merak-Bakauheni. Hal itu dilakukan untuk memastikan agar kejadian kemacetan antrian seperti tahun lalu tidak terulang kembali. Persiapan tersebut mulai dari sarana prasarana di pelabuhan hingga yang utama soal ticketing.

“ Kali ini kita lebih intens lagi membahas hal-hal krusial untuk memastikan agar kemacetan antrian seperti tahun lalu tidak terulang kembali terutama  ticketing," ujar Handjar Dwi Antoro, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten kepada wartawan Selasa, (15/11/2022).

Rapat kali ini kata dia, dengan mengundang Dishub Provinsi Banten, Polda Banten, ASDP Merak, Gapasdap dan INFA dan stakeholder lainnya baru sebatas rapat awal untuk berbagai  persiapan  Nataru nanti.

Pengelolaan ticketing ini menurutnya sangat penting karena belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, penumpang seolah-olah antri sampai berjam-jam padahal dia tidak bertiket tapi terlanjur masuk di Pelabuhan Merak.

Menurutnya hal ini harus ada solusi  dan direncanakan agar nanti saat pelaksanaan Nataru dapat menyediakan tempat zona penumpang yang bertiket. Untuk penumpang yang tidak bertiket, hal itu masih akan perlu dibahas nantinya pada rapat berikutnya. Pihaknya juga sudah melakukan simulasi untuk antisipasi kemacetan dengan mengatur mekanisme parkir, pola angkutan  dan ticketing. 
 
"Ticketing itu ada kebijakan dari pusat agar diupayakan semua kendaraan yang masuk sudah bertiket, nah ini strateginya seperti apa? apakah kita mengadakan cek poin di cikuasa atas ? apabila belum bertiket akan di balikkanan kan atau akan dilayani di situ? karena pengalaman terdahulu, mereka yang tidak bertiket memaksakan masuk ke dalam,” katanya.

Namun menurutnya yang lebih efektif adalah perlu masifnya sosialisasi agar penumpang membeli tiket jauh sebelum hari keberangkatan atau masuk ke Pelabuhan.

“Itu poin-poin yang tadi dalam rapat. Walaupun ini belum mendetail paling tidak ini menjadi gambaran kita semua, stakeholder di Merak untuk memikirkan bersama-sama. Dan nanti tentunya tindak lanjut akan dibahas pada rapat berikutnya yang lebih detail lagi,” tuturnya.

Sementara, Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Banten AKBP Sujoko mengatakan, pihaknya dalam mengantisipasi kemacetan saat Angkutan Nataru menyiapkan tiga metode pengaturan lalu lintas. Metode tersebut dengan membagi tiga zona yakni hijau, kuning dan merah.

Editor : Iskandar Nasution

Follow Berita iNews Pandeglang di Google News

Bagikan Artikel Ini