5 Cara Mengatasi Kaki Pecah-pecah Agar Kembali Mulus

Wiwie Heriyani
.
Kamis, 22 September 2022 | 22:09 WIB
Ilustrasi (Foto: Istimewa/Sindonews)

JAKARTA, iNewsPandeglang.id – Suka Merasa Insecure Kaki pecah-pecah? Tenag saja, terdapat cara mengobati kaki pecah-pecah. Kaki pecah-pecah merupakan salah satu masalah kondisi kulit yang menjengkelkan. Kaki pecah-pecah ini ditandai dengan kulit bersisik dan kering di bagian tumit. Lantas bagaimana cara mengobati kaki pecah-pecah agar tidak makin parah? 

Kondisi kaki pecah-pecah dapat membuat yang mengalaminya tidak percaya diri karena penampilan jadi tak enak dipandang. Nah penyebab kaki pecah-pecah bisa berawal dari kulit yang kering dan kulit pada tumit yang jadi menebal serta mengeras. 

Dalam beberapa kasus, tumit kaki pecah-pecah juga disertai gejala rasa gatal, nyeri, kemerahan, bahkan bengkak, berdarah. Bahkan kondisi parahnya ada yang sampai bernanah. Itu menandakan adanya infeksi sehingga harus mendapatkan penanganan dari dokter. Nah, bagi Anda yang sedang mengalami kaki pecah-pecah, sangat penting untuk mengetahui penanganannnya sebelum mengalami gejala-gejala serius seperti yang disebutkan di atas. Apa saja itu? 


Ilustrasi kaki pecah-pecah (Foto: Istimewa)


Berikut cara mengobati kaki pecah-pecah dikutip dari berbagai sumber, Kamis, (22/9/2022):

1. Memijat kaki dengan minyak 

Cara mengobati kaki pecah-pecah adalah memakai minyak. Konon minyak cenderung bekerja lebih baik daripada losion karena cepat menyerap ke dalam kulit. Anda bisa menggunakan minyak apa pun, mulai dari minyak zaitun, almon, hingga minyak kelapa. Anda pun dapat memanfaatkan vitamin E yang dapat menyembuhkan hingga mencegah kaki pecah-pecah. Minyak akan membantu melembapkan, sedangkan pijatan merangsang sirkulasi agar mempercepat penyembuhan kulit yang mengelupas. 

2. Menggunakan pelembab

Produk pelembab bisa menjadi salah satu cara ampuh untuk mengatasi kulit kaki yang pecah-pecah. Ini juga bisa menjadi perawatan rutin untuk menghindari kulit kaki yang mengelupas. Sebaiknya, gunakan krim pelembap yang kental dan memiliki kandungan seperti shea butter, gel lidah buaya, atau petroleum jelly. Selain itu, Anda juga bisa memakai pelembap jenis emolien humektan, seperti yang mengandung lanolin dan gliserin sebagai bahan aktifnya. Penggunaan pelembab dengan bahan kerolitik juga bisa menjadi cara menghilangkan kaki pecah-pecah dengan cara membantu meluruhkan sel-sel kulit mati yang menebal dan mengeras. 


3. Menggosok kaki dengan batu apung

 Selain mengoleskan pelembap, cara mengobati kaki pecah-pecah adalah menggosokkannya dengan batu apung. Batu apung memang sudah dikenal sejak lama dapat menghaluskan kulit yang kasar akibat kapalan. Meski begitu, cara ini tidak disarankan bagi pengidap diabetes atau penyakit neuropati lainnya. Pasalnya, batu apung dapat melukai kulit kaki dan berisiko menyebabkan infeksi.
 

 4. Menggunakan lulur oatmeal

Oatmeal telah digunakan sejak lama sebagai cara mengatasi iritasi dan peradangan kulit. Anda bisa mengolahnya menjadi lulur untuk perawatan kulit, terutama kulit kaki yang pecah-pecah. Hal ini mungkin dikarenakan oatmeal mengandung polisakarida yang mengikat air dan hidrokoloid yang dapat menahan kelembapan kulit. Selain itu, lemak pada oatmeal menambah aktivitas emolien yang dapat meredakan gatal pada kulit kering. Anda bisa melumuri kulit kaki yang menebal dan mengelupas dengan oatmeal setiap dua hari sekali hingga gejalanya membaik. 

5. Menggunakan madu

Memakai madu adalah cara mengobati kaki pecah-pecah secara alami. Menurut sebuah penelitian, kandungan antibakteri dan antimikroba di dalamnya dapat membantu melembapkan kulit sekaligus mempercepat proses penyembuhan kaki pecah-pecah. Caranya, Anda cukup mencampurkan satu gelas madu dengan air hangat secukupnya dalam sebuah wadah besar atau baskom. Rendam kedua kaki ke dalam baskom berisi air madu hangat tersebut selama 15-20 menit, lalu gosok permukaan kulit kaki pecah-pecah. Anda juga bisa menggunakan madu sebagai masker obat untuk kaki pecah-pecah yang dioleskan pada kaki dan mendiamkannya selama semalaman.

 

Editor : Iskandar Nasution
Bagikan Artikel Ini