Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Langsung Perintahkan Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi Korban Demo
Advertisement . Scroll to see content

Demonstran Tolak Harga BBM Naik Mulai Berdatangan, Polisi Tutup Akses Lalin di Kawasan DPR

Selasa, 06 September 2022 | 12:57 WIB
  • author Dimas Choirul
Demonstran Tolak Harga BBM Naik Mulai Berdatangan, Polisi Tutup Akses Lalin di Kawasan DPR
Jalan menuju kawasan DPR mulai ditutup (Foto: MNC Portal)

JAKARTA, iNewsPandeglang.id – Polisi mulai menutup akses lalu lintas kendaraan yang hendak melintasi depan kawasan DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Kebijakan tersebut dilakukan lantaran massa buruh sudah mulai berdatangan untuk melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakr minyak (BBM).

 

Pantauan di lokasi, penutupan jalan tersebut mulai dilakukan di perlintasan Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Gatot Subroto pada pukul 11.30 WIB. Petugas menutup jalan tersebut menggunakan barier hitam putih.

Namun, pada pukul 11.50 WIB, barier tersebut kembali dibuka. Para pengendara hanya boleh melintas di jalur paling kanan atau jalur bus Transjakarta.

"Ada opsi buka-tutup jalan, kondisional," ujar salah seorang petugas di lokasi.

Di sisi lain, ribuan massa gabungan serikat buruh mulai berdatangan ke depan Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta Pusat.

Massa yang tampak hadir paling depan merupakan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) sejak pukul 10.40 WIB.

Kemudian menyusul dari berbagai federasi serikat buruh lainnya bermunculan dengan berjalan kaki. Massa aksi tampak memasang banner spanduk dengan berbagai tuntutan seperti Tolak kenaikan harga BBM, naikkan upah buruh 2023, dan tolak Omnibuslaw.

 

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut