Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pencarian telah dilakukan secara maksimal oleh seluruh unsur SAR yang terlibat.
“Operasi SAR telah dilaksanakan sejak tanggal 8 sampai dengan 17 September 2026. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemantauan. Namun sampai dengan 23 September 2026, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban ataupun tanda-tanda Speedboat Arupadatu 1,” ujar Al Amrad.
Selanjutnya, proses penanganan jenazah Surakman dilakukan sesuai prosedur dan akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
