Tersisa 2 Ekor di Dunia, Ilmuwan Lakukan Penyelamatan Embrio Badak Putih Utara

Dodi C.A
Badak putih utara yang menjadi bagian dari upaya penyelamatan dari kepunahan melalui program BioRescue. (Foto: Rio Marvin/BioRescue)

Kerja sama tersebut melibatkan berbagai institusi dari sejumlah negara. Jerman menjadi basis Leibniz-IZW dan Max Delbrück Center for Molecular Medicine, Italia menjadi lokasi Avantea dan University of Padua, sedangkan Republik Ceko menjadi tempat Safari Park Dvůr Králové. Kenya menjadi lokasi kedua badak putih utara yang tersisa sekaligus tempat kegiatan pengambilan oosit dan transfer embrio. Jepang terlibat melalui institusi penelitian seperti Osaka University, sementara Amerika Serikat juga terlibat dalam pengembangan teknologi konservasi dan pemulihan keragaman genetik.

Dengan hanya dua badak putih utara yang tersisa, setiap embrio menjadi bagian penting dari perlombaan melawan kepunahan. Para ilmuwan kini berpacu dengan waktu untuk mengubah hasil penelitian di laboratorium menjadi kelahiran badak putih utara pertama melalui reproduksi berbantuan.



Editor : Iskandar Nasution

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network