Cerita dalam film ini masih mengambil dasar dari legenda Timun Mas, yakni kisah seorang gadis yang harus menghadapi ancaman raksasa jahat bernama Buto Ijo. Namun, versi animasinya menghadirkan karakter bernama Kana yang harus melarikan diri dari kejaran Buto Ijo di tengah hutan.
Dari sisi visual, trailer terbaru Timun Mas dan Tenun Takdir memperlihatkan animasi dengan tampilan CGI yang megah. Detail karakter, lingkungan, hingga suasana hutan dikembangkan dengan pendekatan sinematik sehingga memberikan kesan seperti film animasi berskala internasional.
Yang tak kalah menarik, seluruh animasi tersebut disebut dikerjakan secara manual oleh tim Imagimata tanpa bantuan AI. Proyek yang telah berjalan sejak 2021 ini menunjukkan proses panjang di balik upaya menghadirkan animasi lokal dengan kualitas visual yang ambisius.
Kehadiran Timun Mas dan Tenun Takdir sekaligus menunjukkan bahwa cerita rakyat Indonesia dapat dikemas dengan teknologi dan pendekatan visual modern tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Dengan melibatkan talenta dalam negeri dari proses kreatif hingga produksi, film ini menjadi salah satu gambaran potensi karya anak Indonesia untuk menghasilkan animasi dengan kualitas yang mampu disejajarkan secara visual dengan karya animasi internasional.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
