Irna berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin karena dinilai mampu memperkenalkan produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo mengatakan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari keberhasilan memberdayakan perempuan.
"Kekuatan perempuan tidak bisa dianggap remeh. Kota Cilegon masih sangat membutuhkan kontribusi perempuan dalam berbagai aspek pembangunan," katanya.
Ia berharap Gebyar Bakti Wanita Nusantara menjadi gerakan berkelanjutan yang terus mendorong lahirnya perempuan-perempuan kreatif dan mandiri.
Ketua GOW Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati, mengungkapkan antusiasme masyarakat di luar perkiraan panitia. Sekitar 1.500 orang menghadiri kegiatan tersebut sejak pagi.
"Sebanyak 300 voucher belanja UMKM yang kami siapkan habis digunakan. Ini menunjukkan masyarakat sangat antusias dan kegiatan ini benar-benar berdampak pada perputaran ekonomi pelaku UMKM," ujarnya.
Menurut Raras, GOW akan terus mendukung pemberdayaan perempuan melalui pengembangan UMKM, digitalisasi usaha, pelatihan keterampilan, hingga peningkatan kemampuan public speaking agar perempuan Cilegon semakin berdaya dan mampu bersaing.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
