CILEGON, iNewsPandeglang.id – Minyak goreng subsidi Minyakita dilaporkan langka di sejumlah pasar tradisional di Kota Cilegon pascalebaran 2026. Kondisi ini terungkap saat Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan pengecekan langsung di Pasar Blok F, Sabtu (28/3/2026).
Dalam pantauan tersebut, petugas menemukan stok Minyakita kosong di sejumlah kios. Pedagang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan pembeli.
Wahyuningsih, pedagang sembako, menyebut Minyakita sudah beberapa waktu terakhir sulit ditemukan. “Sudah lama kosong, kalau ada juga cepat habis,” ujarnya.
Sementara itu, harga sejumlah komoditas lain mulai berangsur turun. Cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp100.000 per kilogram kini turun menjadi Rp60.000. Begitu juga cabai rawit hijau turun dari Rp60.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Plt Kasubag TU UPT Pasar Blok F, Komaruzzaman, mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan barang.
“Kami akan terus pantau, terutama Minyakita agar distribusinya kembali lancar,” katanya.
Disperindag berkomitmen menjaga pasokan bahan pokok agar tidak terjadi kelangkaan yang berdampak pada masyarakat.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
