Sementara itu, Kepala SD Negeri 2 Selaraja, Oom Komariah, membantah pihak sekolah melakukan tekanan. Menurutnya, yang dilakukan hanyalah klarifikasi berdasarkan laporan dari guru dan orang tua siswa kelas 1.
“Kami hanya menanyakan kebenaran laporan yang kami terima. Tidak ada ancaman atau tekanan,” jelas Oom.
Kasus ini masih dalam tahap klarifikasi internal sekolah. Pihak orang tua berharap kejadian ini ditangani dengan adil agar tidak merugikan psikologis anak.
Editor : Iskandar Nasution
Artikel Terkait
