Jenazah di Pulau Enggano Ternyata ABK Arupadatu 1, Identitas Dipastikan Lewat DNA
BANTEN, iNewsPandeglang.id – Jenazah yang ditemukan nelayan di Pulau Enggano, Bengkulu Utara, ternyata merupakan Surakman, ABK Speedboat Arupadatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda pada 7 September 2026.
Identitas Surakman dipastikan melalui pemeriksaan DNA. Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan kecocokan antara DNA jenazah dengan DNA anak korban, Yayat.
Jenazah ditemukan oleh nelayan di wilayah Pulau Enggano pada 12 September 2026. Pada hari yang sama, Tim SAR Gabungan Bengkulu melakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut.
Kepastian identitas Surakman disampaikan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dalam laporan perkembangan penanganan insiden Speedboat Arupadatu 1, Rabu (23/9/2026).
Sementara itu, operasi SAR pencarian Speedboat Arupadatu 1 berlangsung sejak 8 hingga 17 September 2026. Setelah operasi dihentikan, pemantauan dan koordinasi tetap dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai korban lainnya maupun keberadaan kapal.
Namun hingga 23 September 2026, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban lainnya ataupun Speedboat Arupadatu 1.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pencarian telah dilakukan secara maksimal oleh seluruh unsur SAR yang terlibat.
“Operasi SAR telah dilaksanakan sejak tanggal 8 sampai dengan 17 September 2026. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemantauan. Namun sampai dengan 23 September 2026, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban ataupun tanda-tanda Speedboat Arupadatu 1,” ujar Al Amrad.
Selanjutnya, proses penanganan jenazah Surakman dilakukan sesuai prosedur dan akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Editor: Iskandar Nasution