Anak Sulit Lepas dari Gadget? Dokter Anak Bagikan Cara Mengatasinya Tanpa Bikin Tantrum
CILEGON, iNewsPandeglang.id – Penggunaan gadget pada anak kini menjadi tantangan yang dihadapi banyak orang tua. Tak sedikit anak yang marah, menangis, bahkan tantrum ketika ponsel atau tablet diambil. Kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda awal ketergantungan terhadap gadget.
Dokter Spesialis Anak Eka Hospital Cilegon, dr. Dianing Latifah, Sp.A, mengatakan gadget memang memiliki banyak manfaat sebagai media belajar maupun hiburan. Namun, jika digunakan secara berlebihan tanpa pendampingan, dampaknya dapat mengganggu tumbuh kembang anak.
Menurutnya, penggunaan gadget dalam waktu lama dapat menyebabkan mata lelah, gangguan tidur, nyeri leher dan punggung, hingga menurunkan aktivitas fisik yang berisiko memicu obesitas pada anak.
Selain berdampak pada kesehatan fisik, kecanduan gadget juga dapat memengaruhi perkembangan emosional dan sosial. Anak cenderung kehilangan minat terhadap aktivitas lain, lebih memilih bermain gadget dibanding berinteraksi dengan keluarga atau teman, sulit berkonsentrasi, serta mudah marah ketika akses terhadap gadget dibatasi.
«"Tujuan utama bukanlah menjauhkan anak dari teknologi, melainkan mengajarkan mereka untuk menggunakan teknologi secara sehat dan seimbang. Dengan pendampingan yang tepat, gadget dapat menjadi sarana belajar dan hiburan yang bermanfaat tanpa mengganggu tumbuh kembang anak," ujar dr. Dianing Latifah, Senin (27/7/2026).
Ia menyarankan agar orang tua tidak langsung melarang penggunaan gadget secara total. Pembatasan yang mendadak justru dapat memicu konflik dan membuat anak semakin sulit menerima aturan.
Sebagai langkah awal, orang tua dapat mengurangi durasi penggunaan gadget secara bertahap sambil mengajak anak melakukan aktivitas lain, seperti bermain di luar rumah, berolahraga, membaca buku, menggambar, atau melakukan kegiatan kreatif bersama keluarga.
Selain itu, orang tua perlu membuat aturan yang konsisten, misalnya tidak menggunakan gadget saat makan, belajar, maupun satu jam sebelum tidur. Keteladanan orang tua juga sangat penting karena anak cenderung meniru kebiasaan yang mereka lihat setiap hari.
Dr. Dianing mengingatkan, apabila anak mulai mengalami gangguan tidur, prestasi belajar menurun, kesulitan bersosialisasi, atau menunjukkan tantrum berlebihan saat gadget diambil, orang tua sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak agar mendapatkan penanganan sejak dini.
Menurutnya, pendampingan yang tepat akan membantu anak memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengganggu kesehatan maupun proses tumbuh kembangnya.Versi ini lebih sesuai dengan karakter pembaca media online nasional karena lead lebih kuat, alurnya lebih rapi, dan kutipan ditempatkan pada bagian yang paling penting.
Editor : Iskandar Nasution