Jelang Lebaran, Perajin Kue Kering di Rangkasbitung Kebanjiran Pesanan hingga Ribuan Toples
LEBAK, iNewsPandeglang.id – Menjelang Lebaran 1447 Hijriah, perajin kue kering rumahan di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten mulai kebanjiran pesanan dari pelanggan. Hingga awal Ramadan ini, pesanan yang masuk bahkan sudah mencapai sekitar 1.000 toples.
Meningkatnya permintaan tersebut membuat para perajin kue kering harus bekerja lebih keras untuk memenuhi pesanan sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Salah satu perajin kue kering di Rangkasbitung, Cucu, mengatakan usaha yang sudah digelutinya hampir 20 tahun ini selalu mengalami lonjakan pesanan setiap menjelang Lebaran.
“Kalau menjelang Lebaran seperti sekarang, pesanan meningkat. Saat ini sudah hampir seribu toples yang dipesan pelanggan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Berbagai jenis kue kering diproduksi di tempat usaha rumahan tersebut, di antaranya nastar original, nastar keju, kastengel, stik coklat, lidah kucing original, lidah kucing rainbow, hingga kastengel coklat.
Harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi, mulai dari Rp70 ribu hingga Rp100 ribu per toples, tergantung jenis kue yang dipesan.
Proses pembuatan kue dimulai dengan menyiapkan bahan-bahan berkualitas seperti tepung terigu, gula, telur, dan kacang tanah. Bahan tersebut kemudian diolah menjadi adonan, dicetak sesuai bentuk, lalu dipanggang dalam oven hingga matang.
Setelah matang, kue kering kemudian dikemas rapi sebelum dipasarkan kepada pelanggan.
Untuk memenuhi tingginya permintaan, para pengrajin bersama sejumlah pekerja terus meningkatkan produksi agar pesanan dapat selesai sebelum Lebaran tiba.
Editor : Iskandar Nasution