Banjir Berulang Rendam 154 Hektare Sawah di Lebak, Petani Gagal Panen
LEBAK, iNewsPandeglang.id – Banjir berulang yang melanda Kabupaten Lebak, Banten, kembali merendam ratusan hektare lahan persawahan dan menyebabkan petani mengalami gagal tanam hingga gagal panen.
Di Blok Cimenteng, Desa Cisangu, Kecamatan Cibadak, air masih menggenangi sawah warga meski hujan telah reda. Tanaman padi yang baru ditanam hanyut, sementara padi yang sudah berbuah membusuk.
Petani setempat, Ujang Komarudin, mengatakan banjir datang lebih dari sekali.
“Sempat surut, tapi air naik lagi dan merusak semua tanaman,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Kepala Desa Cisangu, Doli, menyebut banjir sudah menjadi persoalan tahunan. Dari total 115 hektare sawah, sekitar 75 hektare terdampak banjir tahun ini.
Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak mencatat total lahan sawah terdampak banjir mencapai 154 hektare, dengan 50 hektare di antaranya mengalami puso atau gagal panen total.
Pemerintah daerah kini berkoordinasi dengan Provinsi Banten untuk mengajukan bantuan benih padi pengganti bagi petani terdampak.
Editor : Iskandar Nasution