ASDP Siapkan Diskon Tarif dan 67 Kapal untuk Lancarkan Arus Balik Lebaran 2025

MERAK, iNewsPandeglang.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan untuk arus balik Lebaran 2025, termasuk menyediakan diskon tarif dan 67 kapal untuk melayani pemudik yang akan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. Pada H-1 Lebaran, trafik penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Merak mengalami lonjakan yang signifikan.
Berdasarkan data yang diterima dari Posko Angkutan Lebaran, pada hari pertama Lebaran (1 April 2025), tercatat 54.323 penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Merak dan BBJ Bojonegara. Angka ini mengalami kenaikan 6,2% dibandingkan dengan tahun lalu. Kendaraan yang menyeberang juga menunjukkan peningkatan, dengan 5.192 unit kendaraan roda dua (naik 3,2%) dan 8.861 unit kendaraan roda empat (naik 7,6%).
"Pada arus balik, kami akan memastikan jumlah kapal yang beroperasi cukup untuk menampung lonjakan penumpang dan kendaraan. Kami menyiapkan 67 kapal, termasuk 40 kapal yang akan beroperasi aktif di lintasan Merak-Bakauheni," kata Heru Widodo, Direktur Utama ASDP.
Selain menyiapkan armada kapal, ASDP juga meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan) untuk mengatur jadwal operasional kapal agar arus balik berjalan lancar dan aman. Layanan digital Ferizy yang disediakan oleh ASDP pun akan mempermudah pemudik dalam melakukan reservasi tiket secara online, mengurangi antrian di pelabuhan.
Sebagai bagian dari upaya meringankan biaya perjalanan pemudik, ASDP bersama pemerintah juga telah menetapkan kebijakan diskon tarif pada periode 3-7 April 2025. Diskon ini diberikan sebesar 21% hingga 36% untuk berbagai kategori kendaraan penumpang di lintasan Bakauheni-Merak. Heru Widodo menambahkan, "Diskon tarif ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mereka lebih awal dan menghindari antrian di puncak arus balik."
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang meninjau persiapan arus balik di Pelabuhan Bakauheni juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kesiapan pelabuhan. "Kami sudah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus balik, seperti penerapan delaying system dan buffer zone di beberapa titik di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar," kata Dudy.
Pengelolaan arus kendaraan juga menjadi fokus penting, dengan penataan kantong parkir dan pengaturan lalu lintas untuk menghindari kepadatan. ASDP dan pihak terkait berharap pengelolaan arus balik akan berjalan lebih lancar, sebagaimana halnya pengelolaan arus mudik yang sukses pada awal Lebaran.
Dengan berbagai persiapan ini, diharapkan perjalanan arus balik Lebaran 2025 dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman bagi para pemudik yang kembali ke Pulau Jawa.
Editor : Iskandar Nasution