get app
inews
Aa Text
Read Next : Awal Puasa Ramadhan NU dan Muhammadiyah Beda? Cek Jadwal & Sidang Isbat 2025

Apakah Besok Puasa? Simak Proses Rukyah Hilal dan Keputusan Sidang Isbat untuk Awal Ramadan 2025

Jum'at, 28 Februari 2025 | 18:18 WIB
header img
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, memberikan keterangan terkait penentuan awal Ramadan 1446 H dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jumat (28/2/2025). (Foto: iNews TV)

JAKARTA, iNewsPandeglang.id Menjelang Ramadan 2025, umat Islam di seluruh dunia tengah menunggu keputusan penting yang menentukan kapan puasa dimulai. Salah satu cara yang digunakan untuk menetapkan awal Ramadan adalah melalui rukyah hilal, yakni pengamatan bulan sabit pertama setelah bulan baru, yang menandakan dimulainya bulan Ramadan.

Rukyah hilal adalah metode untuk mengamati hilal atau bulan sabit pertama yang muncul di langit setelah bulan baru. Proses ini dilakukan untuk memastikan apakah bulan baru telah terlihat, yang menandakan awal bulan Ramadan. Biasanya, rukyah hilal dilakukan pada hari ke-29 bulan Sya'ban, untuk memastikan apakah hari pertama Ramadan sudah dimulai.

1. Pemantauan Hilal
Menjelang akhir bulan Sya'ban, ulama dan petugas yang ditunjuk oleh Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia melakukan pengamatan hilal. Tim pengamatan biasanya berada di lokasi-lokasi tertentu, menggunakan mata telanjang atau teleskop.

2. Sidang Isbat
Hasil rukyah hilal kemudian disampaikan dalam sidang isbat yang melibatkan ulama, perwakilan pemerintah, dan ormas Islam. Sidang ini bertujuan untuk memastikan apakah hilal terlihat dan memutuskan kapan 1 Ramadan dimulai.

3. Penetapan Awal Ramadan
Setelah sidang isbat selesai, Kemenag akan mengumumkan secara resmi penetapan awal Ramadan kepada masyarakat, yang menjadi acuan untuk memulai ibadah puasa.

Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap bahwa keputusan awal Ramadan 1446 Hijriyah, atau 2025, dapat sejalan dengan keputusan yang sudah diambil oleh Muhammadiyah. "Kami berharap puasa dimulai pada hari yang sama," ujarnya dalam konferensi pers Jumat (28/2/2025). 

Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa posisi hilal di Indonesia saat ini berada pada 2,5 hingga 4 derajat, yang memperbesar kemungkinan awal Ramadan seragam.

Untuk lebih lanjut, simak sidang isbat terkait penentuan awal Ramadan 1446 H melalui siaran langsung di Sini

Editor : Iskandar Nasution

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut