Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Pandeglang, Tuntut Pemangkasan Tunjangan Wakil Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Pengunjung dan Pengelola Objek Wisata Cisolong Keluhkan Dugaan Pungli Oknum Petugas Dishub

Minggu, 25 Februari 2024 | 20:07 WIB
  • author Iskandar Nasution
Pengunjung dan Pengelola Objek Wisata Cisolong Keluhkan Dugaan Pungli Oknum Petugas Dishub
Pengunjung dan pengelola objek wisata Pemandian Alam Cisolong di Desa Sukamanah, Pandeglang, mengeluhkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub). Foto iNews/Iskandar Nasution

PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id - Pengunjung dan pengelola objek wisata Pemandian Alam Cisolong di Desa Sukamanah, Pandeglang, Banten mengeluhkan dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub).

Dari video yang beredar, terlihat petugas Dishub yang mengenakan seragam resmi Kabupaten Pandeglang melakukan pemungutan kepada pengunjung yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat yang hendak menuju objek wisata. Pemungutan tersebut dilaporkan bervariasi, mulai dari dua ribu rupiah untuk kendaraan roda dua, hingga tiga ribu rupiah untuk kendaraan roda empat.

Adi, salah seorang pengunjung, menyatakan ketidaknyamanannya terhadap pungutan yang dilakukan oleh petugas Dishub tersebut. "Kalau ebelumnya tidak ada pungutan saat menuju objek wisata Pemandian Alam Cisolong," ucapnya, Minggu (25/2/2024).

Sementara Encup Sukrana, pengelola objek wisata Pemandian Alam Cisolong, juga menegaskan terkait  keluhan tersebut. Ia menyebut bahwa pungutan yang dilakukan oleh petugas Dishub telah berlangsung selama tiga hari dan diduga merupakan pungutan liar karena tidak ada koordinasi sebelumnya dengan pihak pengelola objek wisata.

Keduanya meminta agar pihak terkait, termasuk Bupati Pandeglang, Irna Narulita, untuk segera melakukan tindakan penegakan hukum terhadap petugas yang terlibat dalam dugaan pungutan liar ini.

Editor: Iskandar Nasution

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut