Sadis! Dirampok 5 Pria di Cilegon, Driver Taksi Online Dibuang dan Diikat di Pohon

Tim iNewsPandeglang
.
Kamis, 22 September 2022 | 23:09 WIB
Perampokan Driver Taksi Online di Cilegon. Foto Ilustrasi Perampokan/Ist

CILEGON, iNewsPandeglang.id - Perbuatan sadis dilakukan lima orang pria terhadap driver taksi online yang berinisial SM (52). Korban dirampok dan dibuang di tepi jalan dengan tangan posisi diikat ke pohon setelah mengalami penyiksaan oleh para pelaku.

Korban adalah warga Lingkungan Temu Giring Wetan, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon ditemukan di Kampung Pasir Awi, Desa Sukabaris, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten.

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Mochamad Nandar mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi pada Minggu, (11/9/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Kepolisian hingga saat ini masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap para pelaku,"katanya Kamis, (22/9/2022).

Nandar menjelaskan, peristiwa bermula saat korban sedang standby di Merak tiba-tiba ada sebuah orderan Gocar tujuan SMAN 2 Krakatau Steel dengan tarif Rp60 ribu melalui aplikasi Gojek.

Ada lima penumpang minta dijemput di depan PT Dover Chemical. Tak ada sedikitpun korban punya rasa curiga jika mereka ada niat jahat, usai menjemput para pelaku di lokasi langsung menjalankan kendaraannya ke tempat tujuan.

Namun apa yang terjadi, setelah tiba ditempat tujuan para pelaku tidak membayar sesuai tarif, hanya memberi Rp50 ribu dan korban meminta kekuranganya Rp10 ribu, tapi para pelaku tidak menuruti keinginan driver malah melakukan penyiksaan hingga korban tidak sadarkan diri.

"Waktu korban pastikan uang itu dengan menyalakan lampu dalam mobil, tiba-tiba leher korban diikat dengan menggunakan tali tambang dengan kencang sampai sempat pingsan," ungkapnya.

Menurut Nandar, korban sempat sadar dirasakan dalam keadaan mata diikat oleh lakban, tangan terikat oleh tambang dan di pukul serta diinjak, saat itu masih di dalam mobil dan kondisi mobil berjalan. Kemudian para pelaku membuang korban dan mengikatkan ke salah satu pohon.

Upaya korban untuk melepaskan ikatan tangan dan lakban yang menutupi mata dengan susah payah akhirnya berhasil dan meminta pertolongan ke warga sekitar, warga setempat kemudian menginformasikan ke Polsek Waringinkurung.

“Tempat kejadian perkara berada di daerah Polres Cilegon, piket Polsek Waringin Kurung menghubungi piket Reskrim Polres Cilegon yang selanjutnya piket mendatangi Polsek Waringinkurung karena korban sudah berada di polsek waringin kurung,” katanya.

Adapun kendaraan korban yaitu Daihatsu Sigra warna merah Nopol A 1738 AY yang dibawa kabur para pelaku ditemukan dalam keadaan pecah ban depan dan patah as di sebrang jalan Perumahan BMW, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Senin (12/9/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.

Bukan haya itu saja,  para pelaku juga mencuri satu unit handphone merek Oppo A74 warna biru serta dompet berisikan identitas dan uang Rp500 ribu. Modus dari para pelaku adalah ingin memiliki barang korban. Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan atas kasus perampokan Driver Taksi Online Disiksa dan Dibuang Diikat di Pohon dan mengimbau kepada masyarakat yang mengetaui informasi perkara tersebut bisa menghubungi Call Center 110 atau ke Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon.

Editor : Iskandar Nasution
Bagikan Artikel Ini