PANDEGLANG, iNewsPandeglang.id - Harga garam naik melambung. Tingginya harga garam membuat para pengelola ikan asin khususnya di Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten kesulitan memperoleh untung yang memadai.
Sebab, lebih besar mengeluarkan biaya operasional untuk produksi daru pada hasil penjualan yang mereka dapat. Kondisi tersebut bisa berakibat pengolah ikan asin merugi, bahkan terancam bangkrut.
Apalagi pada kenyataanya, usaha produksi ikan asin yang menyerap ratusan warga masyarakat sebagai jalan satu-satunya mata pencaharian warga di wilayah tersebut.
Beginilah kondisi pengolahan ikan asin di Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten. Warga yang berprofesi sebagai pengolah ikan untuk dijadikan ikan asin mengeluh karena tingginya harga garam ikan.
Sebelumnya harga garam ikan di jual seharga 100 hingga 150 ribu rupiah perkwintal. Namun saat ini harga garam melambung hingga mencapai Rp600 ribu, perkwintalnya. Kondisi demikian membuat para perajin ikan asin mengeluhkan minimnya pendapatan akibat tingginya biaya pembelian garam ikan asin tersebut.
Editor: Iskandar Nasution
Related News
Viral MBG Berisi Telur Mentah di Lebak, Dandim Turun Tangan Datangi Dapur SPPG
Tiga Hari Hilang di Sungai Ciujung, Lansia Asal Lebak Ditemukan Tewas
Truk Tronton Adu Banteng dengan Truk Pasir di Lebak, Sopir Tewas di Tempat
Pelantikan KNPI Cilegon Ricuh, Mahasiswa Layangkan Kritik Keras
Kedapatan Copet HP Guru, Pria Ini Nyaris Diamuk Massa sebelum Digiring Polisi
Protes Tambang Ilegal, Massa Mahasiswa di Lebak Ngamuk dan Bentrok dengan Polisi
Latest Video
Tangis Haru Iringi Keberangkatan 333 Jemaah Haji Asal Lebak 2025
Heboh! Emak-Emak Serbu Pinjaman UMKM Bunga 0% di Cilegon
Viral Pengusaha Lokal Diduga Palak Investor Rp5 Triliun, Mulyadi Jayabaya Murka!
617 Jemaah Haji Cilegon Siap Berangkat, Terbagi dalam Dua Kloter
Sudah Puluhan Tahun Jalan Rusak di Cikamunding Dibiarkan, Warga Kecewa