Sukses di Indonesia, Jumbo Kian Mendunia dan Siap Rilis Sekuel

Dodi C.A
Momen di balik layar film Jumbo, menampilkan tim kreatif dan pengisi suara yang berkolaborasi untuk menciptakan film animasi Indonesia yang fenomenal! (Foto : Instagram)

JAKARTA, iNewsPandeglang.id  - Siapa yang tidak kenal Jumbo? Film animasi lokal buatan Visinema Pictures ini sukses mencuri perhatian publik sejak pertama kali tayang di bioskop saat momen Lebaran pada 31 Maret 2025. Mengawali langkahnya dengan meraih 8,4 juta penonton, angka tersebut terus meroket hingga menembus lebih dari 10 juta penonton.

Pencapaian fantastis ini sempat mengantarkan Jumbo sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa pada Juni 2025, sebelum posisi puncaknya digeser oleh Agak Laen: Menyala Pantiku! di awal tahun 2026. Meski demikian, kesuksesan luar biasa ini justru menjadi jalan pembuka bagi Jumbo untuk terus berkembang ke skala yang lebih luas.

Mengapa Jumbo Begitu Dicintai?

Kunci keberhasilan Jumbo tak lepas dari ceritanya yang menyentuh hati. Disutradarai oleh Ryan Adriandhy dalam debut penyutradaraannya, film ini dibintangi oleh Prince Poetiray, Yusuf Özkan, dan Graciella Abigail.

Jumbo mengisahkan petualangan Don, seorang anak laki-laki yang berjuang mementaskan cerita dari buku dongeng peninggalan orang tuanya untuk ajang bakat lokal. Di tengah ejekan dan usaha temannya, Atta, yang mencuri buku tersebut, Don tidak menyerah. Didampingi Oma serta dua sahabatnya, Nurman dan Mae, mereka malah bertemu dengan Meri, seorang anak perempuan dari dunia lain yang sedang mencari orang tuanya. Kisah ini hadir membawa kembali momen hangat masa kecil serta keajaiban persahabatan yang penuh makna.

Editor : Iskandar Nasution

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network