Cuaca Ekstrem! Gelombang Tinggi Hentikan Kapal di Merak, Penumpang Antre Berjam-Jam

Iskandar Nasution
Antrean kendaraan mengular di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak akibat gelombang tinggi yang menunda perjalanan kapal. Foto: Iskandar Nasution

CILEGON, iNewsPandeglang.id Cuaca buruk menyebabkan gangguan serius pada aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Jumat (28/11/2025). Gelombang tinggi di Selat Sunda membuat sejumlah kapal mengalami keterlambatan keberangkatan, sehingga menimbulkan antrean panjang kendaraan di area Dermaga Eksekutif.

Dari pantauan di lokasi, antrean kendaraan roda empat terlihat mengular sejak sore hari. Para calon penumpang hanya bisa menunggu tanpa kepastian, sementara gelombang setinggi lebih dari satu meter terus menghantam bibir dermaga.

Seorang calon penumpang, Iyan, mengaku sudah berada di antrean sejak pukul 17.00 WIB. Namun hingga pukul 20.00 WIB, kendaraannya belum juga mendapat giliran masuk kapal.

“Saya bawa sayur mayur. Kalau terlalu lama, bisa rusak dan tidak bisa dijual. Sudah tiga jam lebih nunggu,” keluh Iyan.

Meski situasi di lapangan cukup mengkhawatirkan, pihak PT ASDP Merak hingga malam hari belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan perjalanan kapal. Pihak humas hanya membagikan informasi cuaca dari BMKG yang menyatakan bahwa kondisi laut di Selat Sunda sedang mengalami gelombang tinggi dengan kecepatan arus mencapai 33–52 cm/detik.

Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terjadi dan sebagian penumpang memilih menunggu di dalam kendaraan sembari berharap cuaca segera membaik. Situasi berpotensi memburuk mengingat arus penumpang meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Editor : Iskandar Nasution

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network